+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Tidak Terima Saksi Diintimidasi, Rizieq Adu Mulut Dengan Jaksa

tak-terima-saksi-diintimidasi-rizieq-adu-mulut-dengan-jaksa-1

Tidak Terima Saksi Diintimidasi, Rizieq Adu Mulut Dengan Jaksa

Jakarta, CNN Indonesia —

Terdakwa kasus kerumunan kawula di Petamburan,   Rizieq Shihab  sempat adu congkak dengan jaksa penuntut ijmal di dengan nada agung ruang Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Cakung, Jakarta, Senin (12/4).

Rizieq menilai jaksa telah melangsungkan intimidasi terhadap saksi dengan dihadirkan yakni Mantan Walikota Jakarta Pusat Bayu Megantara. Menurut Rizieq, Jaksa membabatkan pertanyaan berulang-ulang.

Adu mulut mulanya terjadi saat Jaksa menanyakan kepada Bayu soal jumlah kawula yang hadir di kesibukan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan pada November 2020 lalu. Bayu mengaku tak bisa memperkirakan jumlahnya secara pasti karena tidak memantau secara langsung pada lapangan.


“Secara jumlah tidak. Saya kira cukup banyak total manusianya, ” jawab Udara.

Jaksa merasa Bayu tidak memberikan jawaban yang memuaskan. Jaksa lalu kembali meneruskan pertanyaannya kepada Bayu.

“Secara jumlah berapa? ” tanya Jaksa balik.

“Saya enggak bisa pastikan jumlahnya pada situ, Pak. Karena hamba enggak bisa melihat dengan langsung, ” timpal Udara.

Mendengar kejadian tersebut, Rizieq langsung memutus untuk menginterupsinya dengan minta izin kepada majelis hakim. Rizieq mengaku merasa penolakan dengan cara bertanya jaksa yang dinilai berulang-ulang serta bernada intimidatif kepada saksi.

“Interupsi Indah Hakim, Maaf majelis hakim. Interupsi Majelis hakim. Jaksa mengulang-ulang pertanyaan yang setara, terdakwa juga menjawab pertanyaan yang sama. Saya pikir tersebut udah cukup ga menetapkan dilakukan berulang. Jaksa tanpa lakukan intimidasi kepada saksi. ujar Rizieq.

Seperti tak terima dinilai mengintimidasi, jaksa menegaskan bahwa pertanyaan itu merupakan hal wajar.

“Itu bukan intimidasi, ” timpal jaksa.

“Itu intimidasi, ” timpal Rizieq kembali.

Melihat adu sombong terjadi, jaksa lantas beristirahat untuk menyudahi pertanyaan tersebut kepada saksi.

“Oke saya setop. Hamba setop, ” tambah jaksa.

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Suparman Nyompa menengahi adu mulut tersebut. Ia kemudian meminta JPU beranjak ke pertanyaan berikutnya buat mencegah terjadinya perdebatan.

“Sudah-sudah dulu ya. Ini kira-kira [jumlah massa] Ga bisa pastikan [oleh saksi], ” sekapur Suparman.

Rizieq sendiri tengah menjalani masa sidang lanjutan kasus gerombolan di Petamburan dan Megamendung pada Senin (12/4) hari ini. Beberapa saksi dengan dihadirkan yakni Bayu Megantara hingga Mantan Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol. Heru Novianto.

(rzr/bmw)

[Gambas:Video CNN]