+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Terbit Sandal Muslim Friendly, Brand Malaysia Tuai Kontroversi

rilis-sandal-muslim-friendly-brand-malaysia-tuai-kontroversi-1

Terbit Sandal Muslim Friendly, Brand Malaysia Tuai Kontroversi

Jakarta, CNN Indonesia —

Brand fashion Malaysia, Fipper menuai perbantahan usai merilis koleksi sandal dengan label ‘Muslim Friendly’. Produk yang diluncurkan tersebut dituding mengeksploitasi dan mengkapitalisasi agama.

Kasut model slip-on seharga 79 ringgit atau sekitar Rp278 ribu ini merupakan buatan kolaborasi antara brand Fipper dan artis sekaligus pengusaha Malaysia, Neelofa.

Kontroversi ini bermula dari unggahan Neelofa di Instagram Story yang mempromosikan kasut dari koleksi Fipper x TheNoor by Neelofa. Tempat mengklaim kalau sandal tersebut ‘Muslim Friendly’ alias cocok atau aman dikenakan umat muslim.


Ragam reaksi kemudian sampai karena produk yang dipromosikannya. Tak sedikit netizen mempersoalkan hal spesifik apa yang membuat sepasang sandal itu boleh dipakai dalam kaitannya dengan hukum Islam.

Sudah hangat menjadi perbincangan, bagian label akhirnya buka suara dan menjelaskan bahwa kasut slip-on yang ‘Muslim Friendly’ ini artinya bisa digunakan ketika memakai kaus menguasai. Sehingga ketika muslimah berhijab yang mengenakan kaus kaki, tidak licin dan langgeng aman saat mengenakan produk sandal mereka

Fipper juga menjelaskan kalau sebelumnya semua produk sandalnya yang berupa slippers tidak sesuai dengan citra seorang wanita Muslim. Oleh karena itu, desain yang segar ini merupakan penyempurnaan daripada produk-produk sebelumnya.

“Sandal Fipper x TheNoor sesuai untuk wanita Muslim yang memakai kaus suku karena produk kami sebelumnya kurang sesuai dengan imej muslimah, ” lanjut Fipper dalam surat terbuka pada Instagram .

Pada kesudahannya, brand tersebut pun menimbulkan maaf karena telah menerbitkan kebingungan atas label ataupun klaim ‘Muslim Friendly’ dengan mereka cantumkan. Namun tersebut tak menghentikan banjirnya kritikan dari netizen.

[Gambas:Instagram]

Ada yang ada bahwa tidak semua wanita Muslim memakai kaus bersantai, karena memang tidak diwajibkan. Netizen juga menyatakan tersedia pula pria dan perempuan non-Muslim yang biasa memasang sandal dan kaus lengah.

“Menyebutnya jadi Muslim Friendly sungguh tidak perlu, ” komentar salah satu netizen.

GRUP DI SINI UNTUK KACA SELANJUTNYA.

(agn)

[Gambas:Video CNN]