+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Rekomendasi Waktu dan Cara Aman Olahraga di Kota Berpolusi

Rekomendasi Waktu dan Cara Aman Olahraga di Kota Berpolusi

Rekomendasi Waktu dan Cara Aman Olahraga di Kota Berpolusi

Jakarta, CNN Indonesia —

Kebiasaan olahraga luar ruangan atau outdoor seperti bersepeda dan lari kian meningkat dalam tengah  pandemi Covid-19 .

Namun, paparan polusi udara zaman berolahraga seringkali tidak disadari. Padahal jika tidak diperhatikan, risiko kesehatan dari polusi udara justru diatas manfaat dari melakukan olahraga.

Atas kondisi itu, Piotr Jakubowski, Co-founder & Chief Growth Officer Nafas, berbagi sejumlah petunjuk yang dapat dilakukan saat merencanakan olahraga di luar ruangan.


Berdasarkan buatan data yang ia himpun melalaikan pengukur kualitas udara yang cerai-berai di 46 titik sensor dalam Jabodetabek, waktu terbaik untuk berolahraga adalah pukul 15. 00 mematok 19. 00.

Sedangkan, waktu terburuk adalah pukul 04. 00 hingga 09. 00 pagi.

“Faktornya, nomor satu dari iklim dan atmosfir  dalam malam hari ada perbedaan temperatur, humidity. Semua polusi udara yang dibuat di hari itu, tidak bisa kemana-mana jadi stuck. Makanya, saat pagi hari kayak kelam, ” kata Piotr, dalam rencana webinar pada Selasa (17/11).

Selain mengetahui waktu dengan tepat tersebut, ada beberapa cara lain yang juga bisa dikerjakan untuk mempertimbangkan kegiatan olahraga pada kota berpolusi.

Berikut, cara aman berolahraga di tanah air berpolusi.

1. Kontrol dulu kualitas udara

Gunakan aplikasi pemantauan kualitas hawa dan pastikan kualitas udara indah sebelum memulai latihan

2. Temukan PM2. 5 100

Perhatikan kadar PM2. 5 dalam indeks kualitas hawa di atas 100 (ambang batas aman) pada area-area tempat Kamu hendak berolahraga.   PM2. 5 adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2. 5 mikron (mikrometer)

3. Atur ulang rencana

Jika ada pengukuran PM2. 5 di indeks kualitas udara 100 atau lebih, atur ulang rancangan olahraga Anda untuk kesehatan dan keselamatan Anda.

Berapa lama Anda berolahraga?

Jika indeks status udara menunjukkan di atas 100, batas waktu maksimum berolahraga ialah 90 menit.
Dan kalau di atas 165, maka periode maksimum adalah 30 menit.

Anda dapat memilih ataupun mencari lokasi lain dengan karakter udara yang lebih baik. Jika masih ragu, ubah rencana kesibukan berolahraga ke dalam ruangan.

4. Pakai masker

Dokter Spesialis Paru, Erlang Samoedro menambahkan bahwa memakai masker dapat membantu mengurangi paparan duli polusi udara saat berolahraga dalam luar ruangan, juga mencegah tertular virus corona di masa pandemi  ini.

Hanya selalu, pemakaian masker juga dapat menghambat tarikan nafas sehingga menurunkan kinerja  saat berolahraga.

“Biasanya lari 10 kilometer bisa di dalam satu jam, tapi kalau memakai masker mungkin bisa jadi bertambah lama karena ada pengurangan perfomance akibat oksigen yang masuk terhambat, ” katanya.

(agn)

[Gambas:Video CNN]