+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Rangkuman Covid: STRP Tak Berlaku hingga Petisi Kartu Vaksin

rangkuman-covid-strp-tak-berlaku-hingga-petisi-kartu-vaksin-1

Rangkuman Covid: STRP Tak Berlaku hingga Petisi Kartu Vaksin

Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Jawa-Bali selama periode 7-13 September 2021, sementara untuk wilayah di luar Jawa-Bali yang melaksanakan PPKM level 4 berlaku sejak 7-20 September 2021.

Pemerintah juga merelaksasi sejumlah kebijakan lantaran kondisi covid-19 dinilai cukup melandai.

Di tengah kondisi itu, sebaran varian delta B1617.2 yang dinilai berbahaya terus melonjak di Indonesia. Varian delta paling diwaspadai lantaran dinilai memiliki tingkat penularan yang tinggi dan agresif. Varian baru yang dikenal sebagai varian Mu juga tengah menjadi sorotan global, meskipun disebut tak seganas varian Delta.


CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.

STRP Tak Berlaku Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan untuk mencabut ketentuan Surat Tanda Registrasi Bekerja (STRP) sebagai syarat perjalanan darat selama masa PPKM Level 4,3, dan 2 mulai hari ini, Selasa (7/9).

Keputusan itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19) yang diteken oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito pada 6 September 2021.

Petisi Tolak Syarat Administrasi Pakai Kartu Vaksin

Lebih dari 14 ribu orang meneken petisi mendesak pemerintah membatalkan syarat yang mewajibkan pengunjung mal untuk menunjukkan sertifikat vaksin covid-19 sebagai syarat administrasi.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Selasa (7/9) pukul 17.45 WIB, petisi dengan judul ‘Batalkan Kartu Vaksin sebagai syarat Administrasi’ yang diunggah di situs change.org itu telah diteken sebanyak 14.463 orang.

Sebaran Varian VoC di RI Meningkat

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes Kemenkes) mencatat sebaran kasus mutasi virus SARS-CoV-2 yang tergolong Variant of Concern (VoC)’ alias varian yang diwaspadai oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) saat ini berjumlah 2.374 kasus di Indonesia.

WHO baru menetapkan ada empat varian yang masuk dalam kategori ini yaitu B117 Alfa, B1351 Beta, B1617.2 Delta, dan P1 Gamma, dan hanya P1 yang belum teridentifikasi di Tanah Air. Adapun varian Delta ditemukan paling banyak dengan 2.266 kasus di Indonesia, disusul varian Alfa dengan 64 kasus, dan varian Beta 17 kasus.

Sekolah Tatap Muka di DIY 

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memulai kembali kegiatan sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM) seiring menurunnya status PPKM ke level 3.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono mengatakan kegiatan PTM ini tak semata mengacu kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Pihaknya juga menimbang positivity rate covid-19 di wilayahnya yang ditargetkan di bawah 5 persen.

Izin Johnson & Johnson dan Cansino

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dua merek vaksin virus corona (Covid-19) produksi perusahaan Johnson & Johnson (J&J) dan CanSino.

Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut, penerbitan EUA itu telah melalui penilaian bersama Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) terhadap data mutu vaksin yang mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara internasional.

“Badan POM kembali menerbitkan EUA bagi dua produk vaksin covid-19 yang baru, yaitu Janssen covid-19 vaccine dan vaksin convidecia,” kata Penny dikutip dari situs resmi BPOM, Selasa (7/9). 

Klaim RI Lewati Puncak Kasus Covid-19

BACA HALAMAN BERIKUTNYA