+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

PNM Salurkan Pembiayaan Rp16, 75 T hingga Kuartal III

PNM Salurkan Pembiayaan Rp16, 75 T hingga Kuartal III

PNM Salurkan Pembiayaan Rp16, 75 T hingga Kuartal III

Jakarta, CNN Indonesia —

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM   mengaku sudah menyalurkan total  pembiayaan Rp16, 75 triliun kepada 6, 88 juta nasabah per akhir September 2020.

Pembiayaan tersebut terdiri dari Rp15, 3 triliun melalui program Mekaar atau Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera kepada 6, 8 juta nasabah dan Rp1, 45 triliun lewat program ULaMM ataupun Unit Layanan Modal Mikro kepada 73. 860 nasabah.

EVP Keuangan dan Operasional PNM Sunar Basuki menyebut terjadi kemajuan yang signifikan pada beberapa kamar terakhir ini, khususnya pada September. Salah satu faktornya, yaitu kehati-hatian para penyalur pembiayaan atau nama di era pandemi covid-19.



“Ini dipengaruhi oleh kompetitor dengan selama pandemi ini kebijakannya lebih hati-hati. Sementara, PNM punya fungsi agent of development, di mana pemerintah meminta kepada PMN untuk tetap menggulirkan pembiayaan, ” ujarnya pada media briefing ‘Mengejar Bersemangat dan Perbaikan Ekonomi’ pada Rabu (7/10).

Lebih lanjut ia menyebut pembiayaan macet atau non-performing loan (NPF) pada September 2020 untuk program Mekaar mendarat dari 0, 14 persen di dalam Agustus menjadi 0, 11 tip pada September.

Tengah, secara keseluruhan, NPF holding dinyatakan sebesar 1, 22 persen. “NPL ini merupakan titik terendah sebab performa PMN selama ini, ” imbuhnya.

Sejalan dengan pertumbuhan yang ada, juga terjadi penambahan 417 kantor dibandingkan tahun sebelumnya. Per September 2020, total kantor pelayanan PNM berjumlah sebanyak 3. 272 kantor.

“Diharapkan pada kuartal IV, pertumbuhan akan berjalan tetap sampai mencapai nasabah minimal 7, 2 juta di 2020, ” lanjut dia.

Dalam kesempatan sama, EVP Pengembangan & Legal PNM Rahfie Syaefulshaaf menyuarakan untuk penyaluran program Bantuan Pemimpin atau Banpres kepada anggota PNM telah menembus 4, 06 juta nasabah dari target 5, 9 juta nasabah.

Dia menyebut bahwa kendala penyaluran terletak pada panjangnya proses penyaluran yang melibatkan lintas Kementerian dan Himbara. Namun, ia optimistis target penyaluran pembiayaan akan segera terselesaikan.

“Prosesnya memang panjang, akan tetapi insyaallah dengan keinginan kami menyejahterakan masyarakat, dari 5, 9 (juta) ini saat ini proses ada 4, 06 juta dan sisanya akan dilakukan penyaluran kemudian, ” pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)