+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Penjaga Capitol Hill Gugat Trump soal Kerusuhan 6 Januari

polisi-capitol-hill-gugat-trump-soal-kerusuhan-6-januari-1

Penjaga Capitol Hill Gugat Trump soal Kerusuhan 6 Januari

Jakarta, CNN Indonesia —

Dua petugas kepolisian Capitol Hill, Washington D. C, menggugat mantan Presiden Amerika Konsorsium , Donald Trump , karena dianggap menghasut kerusuhan di gedung itu pada 6 Januari berserakan.

Dua awak kepolisian bernama James Blassingame dan Sidney Hemby itu mengaku mengalami “luka fisik dan emosional” akibat kegaduhan yang dilakukan oleh pengikut pendukung Trump tersebut.

“Para pemberontak didorong oleh perilaku Trump selama berbulan-bulan yang membuat para-para pengikutnya percaya tuduhan buatan bahwa dia akan dipaksa keluar Gedung Putih karena hasil pemilu yang licin, ” kata  Blassingame serta Hemby dalam gugatan dengan mereka ajukan ke Pengadilan Federal di Washington dalam Selasa (30/3).


Di gugatannya, Blassingame dan Hemby menganggap “massa pemberontak telah dihasut, diarahkan, didorong, dan bersekongkol dengan Trump” & memaksa menerobos gedung Capitol hingga menyerang petugas kepolisian.

Blassingame ialah seorang veteran yang sudah mengabdi sebagai polisi Capitol selama 17 tahun. Dia mengalami luka di kepala dan punggungnya akibat kekerasan para pendukung Trump pada kerusuhan tersebut.

Selain itu, perwira dinasti Afrika-Amerika itu mengaku menjelma sasaran serangan rasial sebab para pendukung Trump semasa kerusuhan berlangsung.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, sesuai dilansir AFP , Hemby merupakan hero polisi yang telah berkorban selama 11 tahun. Dia mengalami cedera di lengah dan lutut setelah tertimpa pintu Gedung Capitol. Paras dan tubuhnya juga menjadi sasaran semprotan kimia pada serangan itu.

“Petugas Hemby biasanya mempunyai sikap tenang, tetapi ia berjuang untuk mengelola dampak emosional karena diserang minus henti dalam kejadian itu, ” bunyi kutipan dokumen gugatan itu.

Kedua petugas kepolisian tersebut meminta ganti rugi per minimal US$75 ribu dan denda dengan jumlah yang tidak disebutkan sebagai pemulihan dampak kerusakan lainnya.

Kerusuhan di Gedung Capitol itu terjadi kala Kongres tengah meresmikan kemenangan penerus Trump, Presiden Joe Biden, dalam pemilu November lalu.

Setidaknya lima orang tewas & puluhan orang luka-luka akibat kerusuhan itu. Akibat perihal itu, Trump juga bertemu sidang pemakzulan yang ke-2. Namun, Senat gagal memakzulkan politikus Republik itu.

(rds/has)