+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

PBSI Akan Gelar Turnamen Simulasi Thomas dan Uber

PBSI Akan Gelar Turnamen Simulasi Thomas dan Uber

PBSI Akan Gelar Turnamen Simulasi Thomas dan Uber

Jakarta, CNN Indonesia —

Perserikatan Bulu tangkis Seluruh Indonesia ( PBSI ) berencana menggelar pertandingan beregu sebagai simulasi turnamen  Piala Thomas dan  Uber selama pandemi virus corona (Covid-19).

Dalam rilis resminya, PBSI menerangkan hamparan pertandingan dengan penerapan protokol kesehatan tersebut dibutuhkan tim Indonesia untuk melatih kesiapan menjelang perebutan Beker Thomas dan Uber 2020 yang dijadwalkan digelar di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober 2020.

Achmad Budiharto menerangkan, anju pemain di turnamen beregu bertentangan dengan turnamen perorangan. Dalam turnamen beregu, para atlet perlu menguatkan kekompakan, rasa percaya satu pas lain, kerja sama tim & sebagainnya. Penyelenggaraan simulasi dinilai pas untuk pemanasan menjelang Piala Thomas dan Uber.


“Saat ini BWF [Federasi Bulu tangkis Dunia] sedang dalam proses bersama majikan rumah terkait protokol kesehatan yang harus dilalui atlet. Kebetulan ana juga belum dapat kepastian sedang mengenai kejuaraan-kejuaraan resmi dari BWF. Oleh karena itu kami menetapkan simulasi untuk mematangkan kesiapan pemeran kami, ” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu.

Tiruan Piala Thomas dan Uber bakal dilangsungkan di Pelatnas Cipayung pada awal September 2020. Para pemain akan dikelompokkan ke dalam beberapa grup dengan menggunakan format separuh kompetisi.

Simulasi Beker Thomas dan Uber itu tetap saja akan menerapkan protokol kesehatan tubuh secara ketat seperti yang diterapkan pada turnamen internal PBSI Home Tournament.

Turnamen dengan berakhir Jumat (24/7) itu adalah sebuah wadah bagi para pemeran pelatnas untuk mengukur hasil latihan mereka sekaligus sebagai ajang untuk mengembalikan atmosfer pertandingan yang telah hampir lima bulan tidak mereka dapatkan karena seluruh turnamen sah dibatalkan akibat pandemi COVID-19.

Foto ilustrasi. Lapik PBSI Home Tournament. (dok. PBSI)

Pada pekan pertama, PBSI Home Tournament menyajikan perlombaan sektor ganda putra, dilanjutkan secara sektor ganda campuran, tunggal anak, ganda putri, dan ditutup tunggal putri.

Melalui kompetisi internal tersebut, cabang bulu membalas menjadi salah satu pionir pada penyelenggaraan turnamen dengan protokol kesehatan tubuh Covid-19.

Achmad Budiharto mengatakan bahwa PBSI Home Tournament bisa menerapkan sembilan puluh persen protokol kesehatan sepanjang turnamen berjalan.

“Panitia pelaksana mau mengimplementasikan protokol kesehatan tubuh di kejuaraan ini. Kami mampu jalankan sembilan puluh persen. Kaum hal akan dievaluasi lagi, lengah satunya adalah petugas belum normal menggunakan face shield sehingga mempengaruhi mereka dalam membuat suatu judgement , ” katanya.

Beberapa protokol kesehatan yang diterapkan di turnamen itu adalah semua pelaksana pertandingan diperkirakan bebas dari Covid-19. Dalam pelaksanaannya, mereka juga menggunakan masker serta face shield . Khusus hakim servis, tiap mengganti shuttlecock, mereka menggunakan hand sanitizer .

(bac)