+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

P2G Sebut Negara Dinilai Kandas Lindungi Guru di Papua

p2g-sebut-negara-dinilai-gagal-lindungi-guru-di-papua-1

P2G Sebut Negara Dinilai Kandas Lindungi Guru di Papua

Jakarta, CNN Indonesia —

Perhimpunan Pendidikan dan Pengasuh (P2G) menyatakan negara rusak melindungi  pengasuh SD dan SMP di Negeri Boega, Kabupaten Puncak, Papua yang tewas ditembak sebab Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka ( TPNPB-OPM ).

“Ketika sudah terjadi pengabuan, ketika terjadi penembakan, bermanfaat tidak aman. Berarti negeri gagal melindungi guru bersandarkan perintah UU Guru & Dosen, ” kata Koordinator Nasional P2G Satriwan Sehat kepada CNNIndonesia. com , Rabu (14/4).

Satriwan mengatakan aparat kesejahteraan juga gagal mengamankan lingkungan sekolah dan warganya. Menurutnya, aparat seharusnya memberikan proteksi ekstra pada lingkungan sekolah yang rentan konflik.


Selain tersebut, kata Satriwan, pemerintah daerah juga menjamin keamanan para-para tenaga pengajar di dalam wilayahnya. Ia mendesak amtenar penegak hukum segera mengusut tuntas kejadian penembakan serta pembakaran sekolah di Puncak.

Ia selalu meminta kepada seluruh bagian terkait tidak melibatkan pengasuh dalam konflik politik dalam Papua.

“Kami imbau kepada kelompok yang berkonflik, jangan jadikan kiai atau siswa menjadi sandera politik, ” ujarnya.

Lebih lanjut, Satriwan mengatakan negeri pusat dan daerah menetapkan memberikan perlindungan ekstra buat guru dan siswa pada daerah rentan konflik.

Menurutnya, pemerintah pusat juga perlu mempertimbangkan pemberian tunjangan ekstra kepada pengasuh di daerah rentan perselisihan, baik dalam bentuk tunai maupun jaminan keamanan hingga perumahan.

Sebelumnya dilaporkan dua orang pengasuh, Oktavius Rayo dan Yoanaten Randen tewas tertembak karena dianggap mata-mata TNI serta Polri. Selain menyerang kiai, kelompok TPNPB-OPM juga menghasut sekolah.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Jumeri mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk membangun kembali sekolah yang hangus terbakar.

“Tentang sekolah yang terbakar kami akan berkoordinasi dengan daerah untuk pendirian kembali. Tapi itu semua menunggu hasil investigasi daripada pihak kepolisian, ” kata pendahuluan Jumeri kepada CNNIndonesia. com .

Jumeri mengatakan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut masa ini dilakukan dengan penelaahan jarak jauh. Namun pihaknya akan memastikan lebih tinggi terkait kebijakan pembelajaran tatap muka di daerah terdampak

(fey/fra)

[Gambas:Video CNN]