+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Merobohkan Rp28 M, Jalur Roda Sudirman-Thamrin Akan Dibongkar

habiskan-rp28-m-jalur-sepeda-sudirman-thamrin-akan-dibongkar-1

Merobohkan Rp28 M, Jalur Roda Sudirman-Thamrin Akan Dibongkar

Jakarta, CNN Nusantara —

Jalur sepeda tetap   dalam Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Sentral menjadi sorotan publik. Pasalnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo   mengiakan setuju untuk membongkar rel tersebut.

Diskusi ini bermula ketika Pengantara Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menganjurkan agar jalur sepeda itu dibongkar. Hal itu dia sampaikan langsung ketika rapat Komisi III bersama Kapolri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6).

“Mohon kiranya Pak Kapolri dengan jajarannya, terutama ada Korlantas disini untuk menyikapi jalur langgeng dikaji ulang. Bila perlu dibongkar dan semua karakter jalan bisa menggunakan berkepanjangan tersebut, ” kata Sahroni.


Politikus Partai NasDem itu berargumen, keberadaan jalur sepeda berpotensi menimbulkan diskriminasi antar pengguna jalan, maupun antara pemakai sepeda jenis lainnya bagaikan road bike atau roda lipat.

Menanggapi hal tersebut, Listyo mengaku setuju untuk membongkar salur sepeda tersebut. Pihaknya bakal mencari formula yang cocok untuk menggantikan jalur roda permanen di ruas ulama Sudirman-Thamrin.

“Kami setuju masalah yang permanen itu dibongkar saja, ” kata Listyo.

Bahkan patuh Listyo, Polri akan studi banding ke negara-negara tetangga dalam waktu dekat. Menuntut banding dilakukan untuk tahu pengaturan rute sepeda, baik yang digunakan untuk berangkat kerja ataupun berolahraga.

Terkait keberadaan carik sepeda di DKI Jakarta, Listyo mengatakan Polri bakal melakukan koordinasi dengan Departemen Perhubungan dan Pemprov DKI Jakarta.

“Para Kapolda di seluruh wilayah juga melakukan hal yang sama. Sehingga kemudian jalur roda bagi masyarakat tetap ada. Jamnya dibatasi sehingga tak mengganggu para pengguna serta moda-moda lain yang memakai jalur tersebut, ” ujar Listyo.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak Februari 2021 tengah mengerjakan proyek jalur sepeda permanen di ruas jalan Sudirman-Thamrin.

Jalur roda sepanjang 11, 2 kilometer itu dibuat dengan anggaran Rp28 miliar. Dari total anggaran itu, sebanyak Rp800 juta diperuntukan untuk membentuk tugu.

Mengenai usulan pembongkaran jalur roda, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara. Menurut dia, Pemprov DKI bakal mempertimbangkan seluruh masukan, termasuk sikap Kapolri Jenderal Listyo.

“Tentu kesimpulan yang diambil akan mengindahkan masukan dari semua pihak termasuk masukan dari Bungkus Kapolri, ” kata Riza di kompleks DPRD DKI Jakarta, Rabu.

Riza mengatakan Pemprov DKI Jakarta belum mengambil kesimpulan terkait keberadaan jalur khusus bagi pesepeda. Oleh sebab itu, semua keputusan nantinya tetap akan mempertimbangkan data dari berbagai pihak.

(dmi/wis)

[Gambas:Video CNN]