+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

KKP Bekukan Sementara Eksportir Ikan dengan Terpapar Corona

KKP Bekukan Sementara Eksportir Ikan dengan Terpapar Corona

KKP Bekukan Sementara Eksportir Ikan dengan Terpapar Corona

Jakarta, CNN Indonesia —

Departemen Kelautan dan Perikanan (KKP) meniadakan sementara pelayanan  Health Certificate  (HC) dengan menerbitkan  internal suspend   atau pembekuan kepada PT PI setelah menemukan kejadian positif infeksi virus corona (Covid-19).

KKP telah memperoleh notifikasi dari General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC) atas kreasi mutu dan keamanan hasil perikanan yang tidak sesuai dari Unit Pengolahan Ikan (UPI).

“Berdasarkan surat GACC, maka ekspor PT PI dihentikan sementara ke China selama tujuh hari terhitung sejak tanggal 18 September 2020, ” seperti dikutip dari  Antara , Minggu (20/9).



Sesuai kesepakatan, KKP melalui Institusi Karantina Ikan dan Pengendalian Kadar (BKIPM) mengenakan  internal suspend   dan menginvestigasi UPI terkait untuk menemukan akar permasalahannya.

Pencabutan  internal suspend  baru dilakukan apabila telah menutup persyaratan Sistem Jaminan Mutu & Keamanan Hasil Perikanan (SJMKHP).

Sepanjang 2020, pihak GACC telah mengambil 500 ribu contoh produk makanan, termasuk produk perikanan yang masuk ke China. Hasilnya, ditemukan enam sampel terkontaminasi virus SARS-CoV-2. Salah satu dari enam sampel tersebut adalah ikan mati layur dari Indonesia.

Namun, KKP menekankan bahwa temuan tersebut terdapat pada kemasan terluar, bukan di dalam ikan.

“Otoritas China hanya akan menangguhkan impor produk perikanan sebab PT PI selama seminggu tiba 19 September 2020, ” katanya.

Sementara kegiatan ekspor perikanan, termasuk ke China, dilaporkan tetap berjalan seperti biasa.

(pris/asr)

[Gambas:Video CNN]