+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Kemenkeu Sorot Pelanggaran Etik Lembaga Pekerjaan Keuangan RI

Kemenkeu Sorot Pelanggaran Etik Lembaga Pekerjaan Keuangan RI

Kemenkeu Sorot Pelanggaran Etik Lembaga Pekerjaan Keuangan RI

Jakarta, CNN Indonesia —

Penulis Jenderal  Kementerian Keuangan   Hadiyanto memerhatikan banyaknya pelanggaran kode etik dan ketidaksesuaian prosedur yang dilakukan lembaga profesi  jasa keuangan di Indonesia belakangan ini.

Ia tak menyebutkan spesifik kasus pelanggaran kode etik serta ketidaksesuaian itu. Namun, salah satu pelanggaran dengan banyak terjadi adalah penghitungan terpaut cadangan teknis. Selain itu, lagak investasi yang ekspansif namun tidak kredibel.

“Praktek dengan mencoreng profesionalisme pemberian jasa pekerjaan keuangan seperti yang terjadi akhir-akhir ini di negara kita adalah situasi di mana profesi tak menerapkan prosedur yang sesuai keyakinan standar maupun kode etik, ” ucapnya dalam webinar yang digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada, Minggu (11/10).



Di tepi itu, profesi keuangan juga kembali menjadi sorotan terkait kualitas dan imparsialitas atau kenetralan dalam menyelenggarakan profesi. Padahal, buruknya kualitas atau imparsialitas dalam profesi jasa keuangan telah terbukti menimbulkan kerugian luhur.

Hadiyanto mencontohkan praktek penyimpangan prinsip integritas salah satunya adalah krisis finansial akibat subprime mortgage . Menurutnya, contoh tersebut perlu dijadikan pengajian berharga terkait pentingnya menjaga kualitas dan imparsialitas tersebut.

Lantaran itu, Kemenkeu mendorong pekerjaan jasa keuangan melalui asosiasi yang akan mengambil tindak lanjut bertambah aktif dengan melakukan berbagai perubahan.

“Baiknya melakukan evaluasi penting untuk menerbitkan public trust melalui peningkatan kapasitas profesi melalui pelaksanaan continuous professional development, ” ucapnya.

Sampai dengan saat ini, sirih Hadiyanto, profesi keuangan yang diregulasi oleh Kemenkeu sendiri mencapai 30 ribu.

“Keseluruhan profesi tersebut telah memberikan lebih dibanding 250 ribu produk atau bantuan pada 2019, ” tandasnya.

[Gambas:Video CNN]

(hrf/age)