+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Kemenangan Atas Ukraina, Peringatan buat Belanda

kemenangan-atas-ukraina-peringatan-untuk-belanda-3

Kemenangan Atas Ukraina, Peringatan buat Belanda

Jakarta, CNN Indonesia —

Timnas Belanda   memperoleh peringatan penting dari Ukraina   usai menang tipis 3-2 pada pertandingan Grup C  Euro 2020 (Euro 2021) pada Stadion Johan Cruyff Dunia, Senin (14/6) dini keadaan WIB.

Tim Oranye yang lebih diunggulkan atas Ukraina menunjukkan dominasinya dalam pertandingan itu. Pada menyerang, kualitas Belanda tak perlu diragukan lagi.

Saat pertandingan berjalan 20 menit, Belanda sudah melepaskan tujuh tembakan, besar di antaranya on target. Memphis Depay dan Denzel Dumfries secara bergantian memberikan tekanan kepada Ukraina.


Akan tetapi, peluang emas tersebut Belanda kerap patah dalam tangan kiper George Bushchan yang tampil cukup stabil di bawah mistar The Main Team, julukan Ukraina.

Penampilan sensasional Belanda berlanjut hingga fragmen pertama usai. Akan tetapi, gawang Ukraina yang dikawal Bushchan tetapi belum mampu bergetar.

Belanda baru bisa membobol gawang Ukraina usai melonggarkan pertahanan tim lawan. Pergerakan Dumfries di sisi kanan menjadikan perhatian dua pemain Ukraina.

Belanda mendapat perlawanan sengit dari Ukraina. (AP/Olaf Kraak)

Geruh bagi tim asuhan Andriy Shevchenko itu, Dumfries bisa melepaskan umpan silang ke kotak penalti, ke arah Memphis Depay.

Umpan Dumfries itu mampu jadi tidak berbuah gol seandainya bisa disapu bersih Alexander Karaev yang tengah menjaga Depay. Akan tetapi, kenyataannya berbeda lantaran operan Dumfries dipotong kiper Bushchan.

Niat Bushchan  menggagalkan peluang Belanda justru berbuah bencana. Penyelamatan Bushchan tidak sempurna, bola liar yang terbenam di depan gawang bisa dimanfaatkan Georginio Wijnaldum siap gol di menit ke-52.

Gol Belanda itu sepertinya sukses menjatuhkan konsentrasi Ukraina yang begitu solid bertahan di putaran pertama. Pasalnya, tujuh menit usai gol Wijnaldum, Belanda bisa menambah skor menjadi 2-0 lewat gol Wout Weghorst.

Jalan gol Weghorst juga setara dengan Wijnaldum, berasal dibanding sektor kanan, melalui pemain yang sama, yaitu Denzel Dumfries.

Melalui gol Weghorst itu, Belanda seolah sudah memegang kunci kemenangan dan mengetahui kelemahan Ukraina di sektor kiri pertahanan mereka.

[Gambas:Video CNN]

Sayangnya, keunggulan 2-0 itu tidak disikapi Belanda dengan terus meningkatkan tekanan pada abu pertandingan. De Oranje terlihat mengendurkan serangan.

Usai unggul 2-0, penyuluh Frank de Boer menyilih bek senior Daley Blind yang bermain cukup elok di sejak babak mula-mula dengan Nathan Ake. Patrick van Aanholt juga digantikan Owen Wijndal.

Di musim ini Ake tidak banyak mendapatkan jalan bermain lantaran dibalut luka. Selain pada awal musim, Ake juga baru bermain dalam empat dari tujuh pertandingan terakhir di Bon Inggris.

Lulus Roman Yaremchuk menunjukkan kelemahan Belanda di Euro 2020.   (Pool via REUTERS/PETER DEJONG)

Pergantian itu seperti oleh sebab itu celah yang bisa digunakan Ukraina. Benar saja, dua pergantian di sektor kiri ini jadi awal lulus Ukraina guna memperkecil skor jadi 1-2.

Sebelum membobol gawang Marten Stekenelburg lewat gol dramatis di menit ke-75, Andriy Yarmolenko lebih dahulu hidup dari sisi kiri.

Pergerakan pemain West Ham United itu tidak bisa diantisipasi Stefan de Vrij. Nathan Ake  hanya bisa terpana melihat Yarmolenko melepaskan tembakan melengkung menguasai kiri ke pojok kiri gawang Belanda.

Hasil buruk perjudian De Boer dalam dua pergantian sebelumnya kian terasa setelah Ukraina menyamakan skor di menit ke-79 lewat gol  sundulan Roman Yaremchuk, atau empat menit usai gol Yarmolenko.

Yaremchuk memproduksi pergerakan yang apik secara lolos dari perangkap offside Belanda saat menyambut sepak terjang bebas Ruslan Malinovsky.

Dua gol Ukraina yang terjadi dalam 4 menit itu tidak selalu membuat Memphis Depay cs waswas, tetapi juga rujukan untuk Belanda.

Kesalahan dalam perubahan susunan pemain atau taktik mampu berujung mimpi buruk di turnamen sekelas Euro 2020. Harapan mencapai babak perempat final di Euro 2020 juga bisa sirna.

Beruntung bagi Belanda masih memiliki Denzel Dumfries.   Dumfries termasuk pemain dengan pengejawantahan yang konsisten sejak menit awal. Wingback 25 tarikh itu begitu impresif di membantu serangan Belanda.

Dua peluang dengan disia-siakannya di babak mula-mula dibayar dengan tunai melalui gol sundulan di menit ke-85 usai memanfaatkan sasaran silang Nathan Ake. Lulus itu memberikan kemenangan 3-2 bagi Belanda atas Ukraina.

Alarm di Lini Kecil Jelang Lawan Austria

BACA HALAMAN BERIKUTNYA