+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Kapolda Jateng Ancam Kerumunan Tahun Anyar: Tabrak dan Bubarkan

Kapolda Jateng Ancam Kerumunan Tahun Anyar: Tabrak dan Bubarkan

Kapolda Jateng Ancam Kerumunan Tahun Anyar: Tabrak dan Bubarkan

Jakarta, CNN Indonesia —

Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Ahmad Luthfi meminta jajarannya buat menindak tegas pihak-pihak yang membuat kegiatan memicu kerumunan di sedang pandemi  virus corona (Covid-19), terlebih saat libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

Luthfi bahkan meminta besar satuan wilayah, yakni seluruh kapolres/kapolresta/kapolrestabes untuk membubarkan masyarakat yang nekad menggelar acara dengan melibatkan banyak massa, tak terkecuali aksi demo.

“Perintah saya hanya tiga. Satu, tabrak dan bubarkan. Yang kedua serupa, tabrak dan bubarkan. Dan ketiga, tindak tegas ke proses adat, ” kata Luthfi saat menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran Kapolres di Jawa Tengah.


Luthfi menyatakan tindakan tegas itu harus diambil karena sekarang sedang banyak masyarakat yang mengabaikan adat kesehatan hingga membuat acara keramaian. Menurutnya, seluruh aparat baik Polri, TNI, Satpol PP maupun Satgas tak pernah berhenti memberikan himbauan.

“Sekarang kalau kita lihat sudah tidak cukup teristimewa dengan memberikan imbauan tapi renggut tindakan yang bikin masyarakat kita semakin terdidik untuk ikut dan bersama-sama mencegah penyebaran covid. Kita tidak usah ragu, di 35 Kabupaten/Kota ada Perdanya, bisa Perbup, Perwali hingga Pergub, ” ujarnya.

Buat masa libur Natal dan Tarikh Baru, Polda Jateng bersama rentetan TNI Kodam IV Diponegoro hendak gencar melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan baik dengan patroli hingga penempatan personil di sebesar titik ruas jalan.

Hingga kemarin, Minggu (20/12), kejadian positif Covid-19 mencapai 664. 930 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 541. 811 dinyatakan sembuh dan 19. 880 orang meninggal dunia.

(dmr/fra)

[Gambas:Video CNN]