+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Jepang Izinkan Imigran Myanmar Perpanjang Masa Tinggal

jepang-izinkan-imigran-myanmar-perpanjang-masa-tinggal-1

Jepang Izinkan Imigran Myanmar Perpanjang Masa Tinggal

Jakarta, CNN Indonesia —

Jepang   mengizinkan imigran  Myanmar memperpanjang masa tinggal mematok enam bulan sejak kuno demi menghindari kerusuhan dengan masih berlangsung di negeri asal akibat kudeta tentara 1 Februari lalu.

Menteri Kehakiman Jepang, Yoko Kamikawa, mengatakan awak Myanmar yang menginginkan letak lebih lama di negara tersebut juga diizinkan untuk bekerja.

“Kami akan secara fleksibel menanggapi situasi dengan sepenuhnya mengingat keadaan masing-masing warga langka di sini, ” sekapur Kamikawa dalam jumpa pers di Tokyo pada Jumat (28/5) dilansir dari Kyodo .


Hal itu, kata Kamikawa, sesuai dengan kebijakan genting yang diterapkan pemerintah Jepang menanggapi kudeta yang berlaku di Myanmar.

Kamikawa bahkan memberi tanda bahwa pemerintah Jepang kira-kira memperpanjang kebijakan darurat itu lagi jika situasi di Myanmar tidak kunjung membaik dalam enam bulan ke depan.

Taat Badan Layanan Imigrasi Jepang per akhir 2020, sebanyak 35. 049 warga Myanmar tinggal di Jepang. Sebesar 13. 963 warga Myanmar tersebut merupakan pekerja tua teknis di bawah agenda yang disponsori pemerintah Jepang.

Saat ini, Badan Imigrasi Jepang mengizinkan imigran Myanmar yang ingin memperpanjang zaman tinggal untuk mengalihkan kehormatan mereka menjadi warga asing yang diizinkan melakukan “sejumlah kegiatan yang ditentukan. ”

Status tersebut akan diberikan pemerintah Jepang sesuai dengan keadaan masing-masing individu.

Tengah itu, imigran Myanmar dengan ingin mendapatkan status “pekerja terampil khusus” jangka zaman perpanjangan masa tinggal bisa hingga satu tahun.

Kebijakan darurat ini tidak legal hanya bagi imigran Myanmar yang sudah berada pada Jepang, tapi juga awak Myanmar yang mencari status pengungsi di Jepang.

Hingga akhir Maret 2021, sebanyak 2. 944 warga Myanmar telah mengungsi ke Jepang akibat kekacauan kudeta.

Pemerintah Jepang berniat mempercepat jalan penyaringan dan bahkan menerapkan prosedur agar pencari suaka dari Myanmar bisa lestari tinggal di Jepang walaupun pengajuan mereka ditolak.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]