+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Israel Gempur Jalur Gaza daripada Udara, 20 Orang Mati

israel-gempur-jalur-gaza-dari-udara-20-orang-tewas-1

Israel Gempur Jalur Gaza daripada Udara, 20 Orang Mati

Jakarta, CNN Indonesia —

Kelompok yang menguasai Rel Gaza, Hamas , meminta bahwa setidaknya 20 karakter tewas akibat serangan udara  Israel ke Palestina .

Departemen Kesehatan di Jalur Gaza menyatakan bahwa dari 20 orang yang tewas, 9 di antaranya merupakan anak-anak.

Hamas juga menyatakan bahwa salah mulia komandan mereka tewas pada serangan udara Israel pada Senin (10/5) tersebut.


Israel menyatakan bahwa mereka melakukan serangan udara itu sebagai upaya balas sakit setelah Hamas menembakkan puluhan roket ke wilayah mereka.

Kelompok penguasa Jalur Gaza itu memicu roket tak lama setelah tenggat yang mereka berikan bagi Israel untuk memikat pasukannya dari Masjid Al-Aqsa pada 18. 00 waktu setempat.

Israel sendiri sebenarnya sudah mengumumkan penangguhan operasi militer pada perbatasan untuk satu hari demi mengurangi ketegangan secara Palestina. Sesaat setelah Israel menetapkan tenggat waktu tersebut pun, suasana sudah tahu mereda.

Suasana di Israel kembali panas pada Senin, tepatnya ketika warga Israel akan memasuki kompleks Langgar Al-Aqsa untuk memperingati penyerobotan wilayah Yerusalem pada Konflik Timur Tengah pada 1967 silam.

Penyerobotan itu tidak diakui oleh komunitas internasional. Ratusan awak Palestina lantas menyambangi Masjid Al-Aqsa dan dilaporkan menimpuk batu ke arah petugas keamanan.

Bentrokan antara warga Palestina & aparat Israel pun tak terbendung. Berdasarkan data Sengkang Merah Palestina, setidaknya 305 warga Palestina terluka, 228 di antaranya dilarikan ke rumah sakit. Sementara tersebut, 21 personel kepolisian pula terluka.

[Gambas:Video CNN]

Suasana di Yerusalem tunggal sudah mulai tegang sejak akhir pekan lalu karena keputusan aparat keamanan Israel untuk menutup akses ke Masjid Al-Aqsa.

Keputusan itu menyulut kemurkaan warga Muslim Palestina dengan hendak melaksanakan tarawih & iktikaf di sepuluh suangi terakhir Ramadan.

Selain itu, bentrokan selalu dipicu keputusan Israel untuk menggusur wilayah pemukiman Muslim Palestina di Sheikh Jarrah, timur Yerusalem. Kini, Israel memutuskan menunda rencana penggusuran.

(has)