+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Ditutup Sejak 2015, Tambang Emas pada Maluku Akan Dibuka Lagi

Ditutup Sejak 2015, Tambang Emas pada Maluku Akan Dibuka Lagi

Ditutup Sejak 2015, Tambang Emas pada Maluku Akan Dibuka Lagi

Ambon, CNN Indonesia —

Kapolda Maluku , Irjen Penuh Baharudin Djafar mengatakan akan menggelar kembali aktivitas tambang emas Bukit Botak di Kabupaten Buru, Maluku untuk umum. Djafar mengatakan zaman ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menghidupkan kembali aktivitas pengelolaan emas di kian.

Kendati demikian, ia tidak merinci kapan rencana pembukaan aktivitas di tambang akan kembali normal.

“Dalam koordinasi, Inshaallah ke depan pekerjaan pengelolaan tambang emas di Gunung Botak bisa dibuka dan berjalan jalan sesuai prosedur, ” ucap Djafar saat meninjau pos TNI/Polri pada lokasi tambah Gunung Botak, Selasa (28/7).


Tambah emas yang sempat menjelma sumber mata pencaharian bagi sekitar 50 ribu orang itu tahu ditutup pada 2015 lalu oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah Maluku.

Aktivitas tambah emas yang dimulai pada 2011 dihentikan setelah ditemukan penggunaan bakal kimia berbahaya seperti merkuri serta bahan kimia  lain yang membuat pencemaran aliran sungai Anahoi dengan bermuara ke Teluk Kailey.

Djafar mengatakan awal pemicu permasalahan penambahan akibat kesalahan pengelolaan sehingga memicu kericuhan dan menghalangi keamanan serta ketertiban masyarakat.

Saat ini pos penjagaan pengamanan di area penambangan dikawal oleh sembilan personel Kodim 1506 Namlea, sembilan personil Brimob kompi 3 Yon A Pelopor Namlea, dan sembila personil DIT Sabhara Polres Namlea.

Djafar mengatakan kedatangannya untuk melihat pengamanan pasca ditutup di lima tahun silam.

“Tadi disampaikan Dandim 1506 Namlea dan Kapolres Pulau Buru pada saya, bahwa kalau kita sudah lama tidak menjenguk rekan-rekan bagian TNI dan Polri yang bekerja di sana, ” ujarnya.

(sai)

[Gambas:Video CNN]