+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Bahan Operasi 2021, Lahan Tol Cisumdawu Baru Bebas 52 Persen

Bahan Operasi 2021, Lahan Tol Cisumdawu Baru Bebas 52 Persen

Bahan Operasi 2021, Lahan Tol Cisumdawu Baru Bebas 52 Persen

Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri PUPR   Basuki Hadimuljono mengungkapkan pembebasan lahan pembangunan jalan Pungutan Cileunyi-Sumedang-Dawuan ( Tol  Cisumdawu ) dalam Jawa Barat baru mencapai 31, 67 kilometer (km) atau 52 persen dari total panjang pungutan 60, 84 km. Padahal, pungutan tersebut ditargetkan beroperasi pada September 2021.

Basuki merinci lahan yang sudah dibebaskan tersebut terbagi dalam beberapa seksi. Pertama , seksi I Cileunyi-Rancakalong dan seksi II Rancakalong-Sumedang. Ruas tersebut merupakan jalan tol yang dikerjakan dengan dukungan pemerintah.

Total lahan dengan dibutuhkan untuk seksi I & II tersebut mencapai  27, 62 km. Sampai saat ini, lahan sudah bebas 91, 23 persen.


“Ini target operasionalnya September 2021, ” kata Basuki usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Selasa (7/7).

Kedua ,   seksi III Sumedang-Cimalaka yang dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), PT Citra Karya Jabar.

“Untuk bagian III sekitar 4, 05 km, progresnya sudah 95, 76 tip, lahannya 99, 76 persen, targetnya juga tetap September 2021, ” katanya.

Sementara ketiga, sesi IV IV Cimalaka-Legok, menawan V Legok-Ujungjaya, dan seksi VI Ujung Jaya-Dawuan. Total lahan yang dibutuhkan mencapai 29, 17 km.

Tapi pembebasan lahan masih terkendala. Saat ini, sambung Basuki, pembebasan lahan baru 9, 24 persen.

[Gambas:Video CNN]

Tapi setidaknya itu ada tanah Perhutani yang sudah bisa dikerjakan, jadi progres konstruksinya 5 persen, targetnya tetap September 2021, ” tuturnya.

Atas  masalah tersebut, kata Basuki, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Tempat Sofyan Djalil untuk segera mengakhiri persoalan pembebasan lahan.

“Nanti Menteri ATR yang ditugaskan Presiden untuk tangani, karena tidak hanya masalah harga, tapi regulasi dan aturan hukum. Tapi berkepanjangan tol ini tidak ada masalah pendanaan, hanya pembebasan lahan selalu, ” ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi tampak jengkel dengan banyaknya kendala teknis di pembangunan pekerjaan Tol Cisumdawu. Padahal, kendala yang ada ibarat lagu lama alias itu-itu saja.

Kepala negara melihat perkara ini kerap berulang karena tidak diselesaikan dengan solusi yang kekal. Misalnya satu regulasi yang bisa digunakan untuk penyelesaian masalah dengan sama di berbagai proyek ustaz tol.

“Penyelesaiannya selalu kasus per kasus, tidak kita buat regulasi yang sederhana, ringkas, cepat, saya kira sebetulnya solusinya itu, ” katanya.

Untuk itu, ia meminta agar masalah ini segera diselesaikan. Pokok, jalan tol tersebut penting karena merupakan akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat atau dikenal Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka.

“Ini jalan tol yang penting sekali, tapi terhambat, ” pungkasnya.

(uli/agt)