+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Arahan Terakhir Anak Buah John Kei: Anjing-Anjing Harus Mati

Arahan Terakhir Anak Buah John Kei: Anjing-Anjing Harus Mati

Arahan Terakhir Anak Buah John Kei: Anjing-Anjing Harus Mati

Jakarta, CNN Indonesia —

Pengikut John Kei   sempat melakukan pertemuan dan mendapat titah terakhir sebelum menyerang anak pokok Nus Kei . Pertemuan terakhir itu dilakukan di Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat dalam 21 Juni sekitar pukul 09. 00 WIB.

Pada rekonstruksi yang digelar Ditreskrimum Polda Metro Hebat , anak buah John Kei bernama Deniel meneruskan titah bosnya kepada anggota yang asing.

“Meneruskan perintah dari tersangka John Kei untuk membunuh Nus Kei, ” kata pemeriksa dalam proses rekonstruksi di Jakarta, Senin (6/7).


“Tersangka Deniel bilang, kalau ada anjing-anjing itu harus mati. Kalian meninggalkan ke Green Lake pastikan Nus diambil untuk mempertanggungjawabkan, ” logat penyidik.

Kemudian, salah satu anak pokok John Kei yang lain, tahu menyampaikan kepada anggota yang gamang agar tidak ikut ke lokasi. Akan tetapi, semua anggota yang ada dalam pertemuan terakhir tersebut ikut berangkat.

Seluruh anak buah John Kei meresap ke mobil yang telah disiapkan lebih dulu. Mengenai mobil Fortuner warna hitam, disiapkan khusus untuk membawa Nus Kei.

Tersangka Deniel kembali memberikan titah terakhir kepada seluruh anggota sebelum berangkat ke lokasi.

“Pastikan semua anggota kembali, jika ada yang menghadang, hantam, ” ucap Deniel.

John Kei sempat menemui Deniel untuk memastikan apakah segenap anggota telah berangkat ke tempat. Setelah itu, mereka menjalankan misinya.

Kelompok John Kei melakukan penyerangan terhadap kelompok Nus Kei. Penyerangan itu dilatarbelakangi urusan pribadi antara John Kei serta Nus Kei terkait penjualan negeri di Ambon, Maluku.

Penyerangan itu dilakukan di Onak Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan Green Lake City Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu (21/6).

Sejauh ini, polisi telah menangkap dan menahan 39 karakter, termasuk John Kei. Selain itu, delapan buronan lainnya masih dalam proses pengejaran.

(dis/bmw)

[Gambas:Video CNN]