+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Antam Bakal Pasok Nikel ke Holding Baterai Kendaraan Listrik

antam-bakal-pasok-nikel-ke-holding-baterai-kendaraan-listrik-1

Antam Bakal Pasok Nikel ke Holding Baterai Kendaraan Listrik

Jakarta, CNN Indonesia —

PT  Berjenis-jenis Tambang   Tbk (Antam)  akan memberi kebutuhan bahan baku baterai kendaraan  elektrik untuk proyek yang dijalankan di bawah holding Indonesia Battery Corporation (IBC). Bahan baku yang dimaksud adalah nikel .

“Dalam rantai ekosistem industri EV battery ini, Antam berkomitmen untuk memasok kebutuhan objek baku, ” ungkap Penulis Perusahaan Kunto Purwoko pada konferensi pers, Rabu (7/4).

Manajemen menetapkan dapat memproduksi bijih nikel mencapai 8, 44 juta wet metric ton (wmt) . Tumpuan itu naik sekitar 70 persen dari realisasi penerapan bijih nikel pada 2020 yang sebanyak 4, 76 juta wmt.



“Pembangunan industri EV battery ini dilakukan mulai dari pengolahan ataupun pemurnian nikel, pembuatan target baku baterai dalam bentuk prekursor dan katoda, tenggat battery cell dan battery pack nantinya, ” terang Kunto.

Diketahui, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi membuat holding baterai listrik dalam 26 Maret 2021 awut-awutan. Holding ini sudah disiapkan sejak satu tahun belakang.

Holding itu terdiri dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID, Antam, PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN. Masing-masing perusahaan memiliki saham 25 tip.

Sebelumnya, Gajah BUMN Erick Thohir menjelaskan pembentukan IBC adalah bentuk respons pemerintah terhadap imbalan alam di Indonesia. Lengah satunya nikel yang mencapai 24 persen dari mutlak produksi di dunia.

[Gambas:Video CNN]

Ia menambahkan bahwa IBC saat tersebut sudah bermitra dengan Contemporary Amperex Technology (CATL) serta LG Chem. Keduanya hendak berinvestasi untuk membuat kilang baterai mobil listrik.

“Kami ada dua mitra CATL US$5 miliar dan LG US$13-17 miliar. Ini sebuah kemitraan yang besar sekali, ” cakap Erick

(aud/agt)