+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Ani Rasakan Kepedulian Pemerintah Lewat Program JKN-KIS

Ani Rasakan Kepedulian Pemerintah Lewat Program JKN-KIS

Ani Rasakan Kepedulian Pemerintah Lewat Program JKN-KIS

Jakarta, CNN Indonesia —

Kehadiran pemerintah dirasakan nyata melalui pemberian sandaran program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi masyarakat kurang mampu. Adalah Ani Zahara (46) yang merasakan hal itu.

Ia mengungkapkan, dirinya beserta suami dan anak-anak terdaftar jadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sejak 2015.

“Awalnya tidak percaya. Waktu itu kartunya diberikan oleh aparat desa. Katanya kami sekeluarga mendapatkan bantuan dari pemerintah. Dengan kartu ini ana bisa berobat dan tidak perlu membayar iuran setiap bulannya, ” ujar Ani.



Ani ditemui saat cukup mendapat perawatan di Klinik An-Nissa yang terletak di Kabupaten Memecahkan Lebong. Ia dirawat sudah semasa tiga hari di tempat itu, berdasarkan rekomendasi dokter yang memintanya untuk rawat inap. Sebelumnya, Ani merasakan sakit luar biasa dalam bagian perut.

“Suami saya langsung mengantar ke IGD Klinik An-Nissa. Walaupun FKTP saya di Puskesmas Curup Timur, karena kondisi darurat dan sudah suangi jadi kami mendapatkan perawatan pada sini. Rasa sakitnya menyiksa seluruhnya dan dokter menyarankan untuk dirawat inap saja, ” katanya.

Ani didiagnosa menderita lara gastritis. Gastritis merupakan kondisi pada mana lapisan kulit dalam perut mengalami peradangan atau pembengkakan. Keburukan ini diketahui dapat muncul tiba-tiba dan dapat berlangsung lama minus memilih usia penderita.

“Kalau kata orang penyakit maag, tapi yang kali ini melempem sekali sampai ke ulu besar. Makanya saya tidak tahan lagi dan minta dibawa berobat segera. Alhamdulillah sekarang jauh lebih jalan. Sebentar lagi mungkin diperbolehkan buat pulang, ” kata Ani.

Saat mengakses pelayanan kesehatan di Klinik An-Nissa, lanjut Ani, dirinya sama seluruhnya tak menemui kendala. Bahkan penyajian yang diterima membuatnya merasa damai.

“Saya berterima berseloroh sekali untuk dokter dan pembela yang sudah merawat. Juga pada BPJS Kesehatan yang menyelenggarakan kalender ini. Saya bisa dirawat tanpa biaya hanya dengan menunjukkan KIS yang saya miliki. Rasanya luas saya bisa berobat tanpa kudu memusingkan akan biaya pengobatan, ” ucap Ani.

(rea)