+01 452 4587254
8108 W. Saxon Street

Akhir PSBB Transisi, Jakarta Kembali Dipadati Kendaraan

Akhir PSBB Transisi, Jakarta Kembali Dipadati Kendaraan

Akhir PSBB Transisi, Jakarta Kembali Dipadati Kendaraan

Jakarta, CNN Nusantara —

Direktur Awut-awutan Lintas  Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan volume kendaraan di Jakarta sudah menentang situasi normal menjelang berakhir Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) Transisi fase I pada Kamis (2/7) besok.

Menurutnya, di masa PSBB Transisi semasa ini volume kendaraan di pokok kota mengalami peningkatan jika dipadankan dengan masa PSBB sebelumnya.

“Kalau volume kendaraan di mana masa PSBB Transisi tersebut memang sudah hampir mendekati biasa, ” kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Rabu (1/7).


Sambodo menuturkan peningkatan bagian kendaraan itu salah satunya terpantau di Gerbang Tol Cililitan pedoman Bogor. Lalu, Gerbang Tol Halim dari arah Bekasi maupun Tomang juga menunjukkan hal serupa.

“Menunjukkan bahwa angka sudah hampir mendekati lazim, bahkan sampai ketika sebelum pandemi, yaitu bulan Februari, ” ujarnya.

Sambodo menjelaskan, kepadatan kendaraan itu terpantau di cepat hari maupun sore hari. Sekalipun demikian kebijakan pemerintah tentang penggolongan jam kerja cukup membantu di mengurai kepadatan kendaraan tersebut.

Di sisi lain, prawacana Sambodo, Ditlantas Polda Metro & Dinas Perhubungan DKI masih langsung mengkaji soal rencana penerapan kembali aturan ganjil genap.

Dia menyebut salah satu situasi yang masih terus dikaji yakni soal penerapan jaga jarak di transportasi umum. Sebab, jika langka genap diberlakukan maka menyebabkan jumlah penumpang angkutan umum akan memajukan.

“Jadi takutnya belakang justru physical distancing 50 persen di angkutan umum tidak terjaga. Jadi sampai saat ini masih kita kaji apakah ganjil genap bakal diberlakukan atau tidak, sekarang masih belum, ” tutur Sambodo.

Sebelumnya, Sambodo mengatakan pihaknya menerjunkan 1. 728 personel untuk mengatur lalu lin guna mengantisipasi kemacetan di pusat PSBB Tansisi.

Beribu-ribu personel ditempatkan di ratusan bercak. Mereka dibagi di dua tanda operasional pengaturan lalu lintas. Buat pagi hari, pukul 06. 00-14. 00 WIB, kemudian di burit hari pukul 14. 00-22. 00 WIB.

“1. 728 personel tersebut kami tempatkan di 410 titik rawan kemacetan, ” kata Sambodo, Senin (15/6).

Selain itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas, seperti contra flow dan lainnya untuk mengurai kepadatan volume kendaraan.

(dis/osc)

[Gambas:Video CNN]